AI summary

65% confidence

This study investigates the potential of banana peel waste as a source of electricity using Microbial Fuel Cell technology with permanganate as the catholyte.

Generated by MESSAI extraction pipeline · review against source PDF

Generic MFCRepresentative model
Click to animate flow
loading 3D model…

Representative MFC — matched on the paper’s system type only, not its reactor or geometry.

Extraction

Reported parameters

4 extracted values

View extracted values

Open in lab for full controls, parameter editing, and template overlays.

Open in lab →

What they did

System
MFC

What worked

Power density31.9mW/m²best of 3
Current density0.03A/m²

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari bagaimana potensi biomassa yang tidak termanfaatkan yaitu limbah kulit pisang sebagai sumber energi listrik menggunakan teknologi Microbial Fuel Cell (MFC). Pengamatan dilakukan terhadap reaktor bejana yang didesain dengan dua chamber (anoda dan katoda) menggunakan KMnO4 sebagai katolit dan dihubungkan dengan rangkaian sel elektrokimia (sel volta) kemudian diukur nilai tegangan, arus, power density yang dihasilkan dari rangkaian limbah kulit pisang selama 17 hari. Hasil pengukuran nilai tegangan maksimum, arus maksimum dan power density maksimum yang dihasilkan dari reaktor didapatkan berturut-turut sebagai berikut : 1.455 volt; 0,032 miliampere; dan 31,9 mW/m². Limbah kulit pisang dapat digunakan untuk memproduksi arus listrik..

Key findings

  • [object Object]
  • [object Object]
  • [object Object]

Keywords

Horticulture

Identifiers

Journal
al-Kimiya
Year
2019