Potensi Limbah Tahu untuk Menghasilkan Listrik pada Tiga Model Sistem Microbial Fuel Cell (MFC)
Amanda Kusuma Dewi, Gunawan Djajakirana, Dwi Andreas Santosa
AI summary
70% confidenceThis MFC study sampah organik dari industri tahu pada umumnya hanya dibuang ke aliran sungai di sekitarnya dan tidak dimanfaatkan oleh masyarakat. Limbah cair tahu mengandung banyak protein, sehingga dalam proses dekomposisi menghasilkan amonia yang menyebabkan bau.
Generated by MESSAI extraction pipeline · review against source PDF
Representative MFC — matched on the paper’s system type only, not its reactor or geometry.
Open in lab for full controls, parameter editing, and template overlays.
Open in lab →What they did
- System
- MFC
- Substrate
- real wastewater
What worked
No outcome metrics extracted yet.
Abstract
Sampah organik dari industri tahu pada umumnya hanya dibuang ke aliran sungai di sekitarnya dan tidak dimanfaatkan oleh masyarakat. Limbah cair tahu mengandung banyak protein, sehingga dalam proses dekomposisi menghasilkan amonia yang menyebabkan bau. Kurangnya peneliti yang memahami bahwa limbah tahu juga dapat digunakan sebagai substrat dalam Sel Bahan Bakar Mikro (MFC). MFC adalah sistem atau perangkat yang menggunakan bakteri sebagai katalis untuk mengoksidasi bahan organik dan anorganik. Elektron diproduksi oleh bakteri dari substrat yang ditransfer ke anoda (kutub negatif) dan dialirkan ke katoda (kutub positif), kemudian dihubungkan oleh perangkat konduktivitas termasuk resistor atau dioperasikan di bawah muatan untuk menghasilkan listrik. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui pengaruh penggunaan limbah tahu sebagai substrat dalam anoda terhadap arus listrik di MFC juga mengetahui pemodelan MFC paling efektif dan menyediakan listrik dengan arus tertinggi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemodelan MFC yang dianggap paling efektif dan menghasilkan tegangan tertinggi adalah sistem dual chamber dengan Nafion. Ruang ganda MFC dengan isolat Nafion Staphylococcus saprophyticus mampu menghasilkan nilai tegangan 3,74x105 mV dan nilai kerapatan daya 2,87x104 mW m-2.
Key findings
- Ruang ganda MFC dengan isolat Nafion Staphylococcus saprophyticus mampu menghasilkan nilai tegangan 3,74x105 mV dan nilai kerapatan daya 2,87x104 mW m-2.
Identifiers
- Journal
- Jurnal Ilmu Tanah dan Lingkungan
- Year
- 2020